-->


Sekilas "The Siswanto Institute" "The Siswanto Institute" ini sebagai tempat kajian, curah rasa dan pemikiran, wahana urun rembug dan berbagi praktik baik. Memuat isue strategis aktual dan faktual, baik lingkup nasional, regional, maupun global. Berhubungan dengan dunia Pendidikan, Politik, Agama, Sains dan Teknologi, Pembelajaran, Bisnis-Kewirausahaan, Opini, Merdeka Belajar dan pernak-perniknya. Pembahasan dan informasi terutama dalam Pendidikan Vokasi-SMK dan contain lainnya. Selamat berbagi dan menikmati sajian kami. Menerima masukan, kritik, sumbangsih tulisan artikel dan pemikiran, semoga bermanfaat.

Setelah Lama Vakum, Dr. Edy Siswanto, kembali Aktif Menulis di Blog Pribadinya

- September 11, 2026
advertise here
advertise here


Setelah Lama Vakum, Dr. Edy Siswanto, kembali Aktif Menulis di Blog Pribadinya

Setelah lama vakum kurang lebih sembilan bulan, Dr. Edy Siswanto berkomitmen akan kembali aktif dan meramaiakan dengan tulisan diblog pribadinya yang telah dirintis sejak awal Covid-19 merebak tepatnya diawal tahun 2020. 

Selamat datang kembali, Dr. Edy Siswanto, per 9 September 2026, bismillah telah memutuskan untuk kembali menulis setelah lama vakum. Ini adalah langkah besar yang sangat patut diapresiasi. Wajar sekali jika merasa kaku, ragu, atau bingung harus memulai dari mana. Ingat, kemampuan menulis itu kalau sudah pernah melakukan tidak hilang, ia hanya sedang "tertidur" dan perlu pemanasan untuk bangun kembali.

Berikut adalah beberapa tips sederhana untuk membantu Anda mengalirkan kembali ide-ide tanpa beban:
Pertama, Turunkan ekspektasi: Jangan langsung mengincar tulisan yang sempurna. Biarkan draf pertama Anda berantakan. Yang terpenting adalah memunculkan kembali kebiasaan menulisnya.
Kedua, Mulai dari yang kecil: Anda tidak harus langsung menulis novel atau artikel panjang. Mulailah dengan jurnal harian, satu paragraf pendek, atau bahkan satu puisi singkat.
Ketiga, Gunakan teknik freewriting: Atur penanda waktu (misal: 5–10 menit), lalu tulislah apa saja yang terlintas di kepala Anda tanpa berhenti dan tanpa mengedit.
Keempat, Tulis apa yang Anda rasakan: Menulis tentang perasaan Anda saat kembali menulis setelah vakum bisa menjadi bahan awal yang sangat jujur dan menarik.


Advertisement advertise here

Promo Buku

Promo Buku
Bunga Rampai Pemikiran Pendidikan

Supervisi Pendidikan

Pengembangan Kebijakan Pendidikan

Logo TSI

Logo TSI
Logo The Siswanto Institue
 

Start typing and press Enter to search