Semarang, 12 Desember 2025, Dua Doktor lulusan Universitas Negeri Semarang (UNNES), yakni Dr. Sadimin, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dan Dr. Edy Siswanto, Guru SMK Negeri 4 Kendal, yang juga Ketua Umum Perkumpulan Pendidik Vokasi Indonesia-Ikatan Guru Vokasi Indonesia maju (PPVI-IGVIM), menerima Anugerah Abdi Nagari Award 2025, dari Jawa Pos Radar Semarang.
Acara yang berlangsung di Petra Ballroom, Noormans Hotel, Jalan Teuku Umar, Jatingaleh, Kota Semarang, Jumat, 12 Desember 2025. Dilakukan untuk menghormati dan memberikan apresiasi bagi para pengabdi negeri dari beragam profesi—mulai guru, dosen, lurah, camat, rektor, kepala organisasi perangkat daerah, hingga jaksa dan anggota Polri—menerima Abdi Nagari Award 2025. Sebuah ajang penghargaan yang diberikan oleh Jawa Pos Radar Semarang kepada figur-figur dedikatif yang melahirkan inovasi serta terobosan di bidang tugasnya masing-masing.
Tujuannya, memberikan
penghormatan kepada para para pengabdi negeri yang memiliki inovasi, seperti
penggerak pelayanan publik, terobosan di bidang pendidikan dan kesehatan,
aparatur pemerintahan, serta aparat penegak hukum yang konsisten menampilkan
inovasi, komitmen, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ketua Panitia Malam Penganugerahan Abdi Nagari Award 2025, Adennyar Wicaksono menyampaikan bahwa penghargaan Abdi Nagari 2025 diberikan dalam tiga kategori besar.
Yakni, Pertama, Abdi Pendidikan dan Kesehatan untuk guru, dosen, pimpinan rumah sakit, pimpinan perguruan tinggi, dan insan pendidikan yang menunjukkan inovasi pembelajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat.
Kedua, "Abdi Hukum dan Pelayanan Umum,
mencakup lurah, camat, aparat kepolisian, kejaksaan, serta pelayan publik yang
menghadirkan terobosan dalam tata pelayanan, teknologi layanan, maupun
pemberdayaan sosial,” kata Adennyar.
Ketiga, kategori: Abdi
Pengelolaan Pemerintahan. Diberikan kepada kepala OPD, pejabat struktural,
maupun sekretaris daerah yang membangun tata kelola pemerintahan lebih efektif,
transparan, dan inovatif.
Total ada 33 penerima penghargaan
dipilih melalui proses seleksi atas program-program unggulan, rekam jejak
kerja, serta pengaruh nyata terhadap masyarakat Jawa Tengah. Kegiatan ini bakal
dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno SE, MM.
Masih menurut Adennyar, setiap penerima membawa cerita pengabdian yang mencerminkan integritas dan semangat perubahan. “Mereka adalah sosok-sosok yang menjaga api pelayanan publik tetap menyala. Inovasi mereka menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager Radar Semarang, Iskandar, menegaskan komitmen Radar Semarang Academy dalam membangun ekosistem kreatif dan progresif bagi pengembangan SDM pelayan publik.
“Lewat penghargaan ini, kami ingin menegaskan bahwa perubahan selalu dimulai dari individu yang berani keluar dari batas rutinitas,” ungkapnya.
Acara yang dipandu dua jurnalis
televisi, Septi Wulandari dan Sulis S.A., yang membawakan suasana formal namun
tetap hangat dan komunikatif.
Keempat, membangun semangat
kolaboratif menuju tata kelola Jawa Tengah yang lebih cepat, adaptif, dan
berorientasi masyarakat. Setiap kategori diawali dengan pemutaran video profil
penerima penghargaan yang menggambarkan kiprah dan inovasi mereka.
Setelah seluruh video
ditayangkan, para penerima naik ke panggung untuk menerima piagam penghargaan
dan trofi Abdi Nagari Award 2025.
Suasana malam penganugerahan
diperkaya penampilan dari ArMor Band sebagai penghibur utama, yang menghadirkan
musik harmonis untuk memperkuat atmosfer apresiatif sepanjang acara.
Dengan penyelenggaraan yang berkelas, tertata, dan penuh penghormatan, Malam Penganugerahan Abdi Nagari Award 2025 menjadi panggung kehormatan bagi para pengabdi negeri yang bekerja melampaui tugas, menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat luas.
