Saturday, March 27, 2021

KRITIK ATAS SMK PUSAT KEUNGGULAN

 KRITIK ATAS SMK PUSAT KEUNGGULAN


Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan (PK) gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mendapat kritik mulai dari kalangan pengamat pendidikan hingga kelompok guru.

Maraknya video yang beredar tentang rencana aksi Kepala SMK dalam mengikuti seleksi program bantuan SMK Centre of Exellent (CoE), yang di tahun ini berubah menjadi SMK PK. Bukan isapan jempol belaka, hendaknya bukan merupakan bahasa kamuflase yang fokus dalam berburu bantuan,  namun apa yang disampaikan dalam video tersebut hendaknya sudah menjadi program SMK yang bersangkutan dan sudah lama dilakukan, bukan rekayasa bahasa baru karena hanya untuk berburu bantuan. Demikian disampaikan Kamajaya, guru SMKN 1 Losarang Indramayu.

SMK PK merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam peningkatan kualitas dan kinerja, yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan industri, dunia usaha, dunia kerja (IDUKA) yang akhirnya menjadi SMK rujukan yang dapat berfungsi sebagai sekolah penggerak dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya. 

SMK PK adalah SMK yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten pada kompetensi keahlian tertentu dan terserap di IDUKA serta dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, melalui program penyelarasan pendidikan vokasi secara sistematik dan menyeluruh dengan IDUKA. Target akhir dari program ini adalah menjadikan SMK rujukan yang dapat berfungsi sebagai pusat keunggulan, peningkatan kualitas dan rujukan bagi SMK lainnya.

Ada delapan ciri khas SMK PK, mulai kurikulum berbasis industri, pembelajaran berbasis problem based learining (projeck/produk), praktik kerja/magang industri siswa minimal satu semester, standar sertifikasi kompetensi guru dan siswa oleh insudtri, mau mengupdate kompetensi dan pengetahuan baru berbasis industri, adanya risearch terapan untuk mendukung teaching factory, dan adanya komitmen keterserapan lulusan yang siginifikan oleh industri.

Adapun beberapa sektor strategis SMK PK untuk tahun 2021, ini akan difokuskan kepada SMK bidang ekonomi kreatif, permesinan, hospitality, car service, kemaritiman, dan pertanian.

Ada enam dukungan pemerintah dalam mengawal SMK PK, memnerikan pelatihan inetnsif dalam peningkatan guru dan kepala sekolah. Dorongan pembelajaran kompetensi siap kerja, bantuan dana hibah (alat, sarana prasarana stanar IDUKA). Memberikan manajemen sekolah berbasis data denagn digitalisasi sekolah, pendampingan dan pembinaan oleh perguruan tinggi, dan sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah. 

Rencana pendampingan khusus dan pemberian dana hibah untuk sekolah yang lolos seleksi program SMK Pusat Unggulan itu dianggap tak cukup menjawab problem pendidikan advokasi dan kekurangan guru mata pelajaran produktif.

Pengamat Pendidikan dari Vox Populi Institut Indonesia, Indra Charismiadji mengungkapkan pendidikan vokasi masih menjadi salah satu jenjang pendidikan penyumbang terbesar pengangguran. Kondisi itu menurut dia disebabkan ketidaksinkronan antara sumber daya manusia yang disiapkan dengan kebutuhan di lapangan. Indra menganggap program SMK PK belum mampu menjawab persoalan tersebut. 

"Vokasi itu kan tenaga kerja siap pakai. Itu nggak bisa kita cuma bicara soal supply. Tetapi harus imbang demand dengan supply," tutur Indra ketika dihubungi CNN Indonesia.com, Selasa (23/3).

Mengutip data Badan Pusat Statistik per 2020, didapati bahwa SMK mendominasi jumlah pengangguran. Sebesar 13,55 persen dari tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari lulusan SMK. Indra pun menuturkan, persoalan tersebut tak bisa diselesaikan hanya dengan memberikan pelatihan ke pendidik di SMK maupun sumber daya lulusan SMK.

Menurut Indra, peran pemerintah daerah juga justru harus didorong dalam pemetaan penyerapan sumber daya manusia dari jenjang SMK. Bali misalnya, lanjut dia, dalam beberapa tahun ini mendapatkan banyak turis asing dari China. Tapi tenaga kerja di sektor pariwisata justru tak banyak yang bisa menggunakan Bahasa Mandarin.

"Akhirnya yang menjadi tour guide berbahasa Mandarin di Bali orang Malaysia. Kalau yang orang Indonesia, orang Medan," ungkap Indra.

Ia mengatakan perkara seperti itu jika dipetakan sejak awal dan disinkronkan dengan persiapan sumber daya manusia dari SMK, seharusnya bisa ditanggulangi.

Indra menyarankan, pemerintah daerah seharusnya punya prediksi data inventarisasi latar belakang serta karakteristik turis dalam beberapa tahun ke depan. Sementara program SMK Pusat Keunggulan, lebih fokus pada pemberian pelatihan, hibah dana untuk sarana dan prasarana, dorongan kerja sama dengan industri, dan pendampingan dari perguruan tinggi.

Indra menilai koordinasi untuk memetakan kebutuhan sumber daya manusia di lapangan justru datang dari pemerintah daerah sebagai pemegang kebijakan dan strategi pembangunan.

Senada diungkapkan Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) yang menyebut kendala utama SMK saat ini adalah kekurangan guru mata pelajaran produktif. Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim mengatakan SMK yang seharusnya fokus pada pendidikan praktik, justru lebih banyak diisi guru pelajaran normatif seperti PPKN, agama, dan bahasa.

Program SMK PK tidak dapat menyelesaikan permasalahan di pendidikan vokasi. “Seunggul apapun jargon atau nama program revitalisasi SMK, sepanjang persoalan fundamental SMK tak dibenahi secara mendasar dan komprehensif, maka SMK masih akan bermasalah,” ungkap Satriawan.

Kata dia, program baru ini sama sekali tak menyentuh persoalan pokok SMK, yaitu mengalami kekurangan guru. Apalagi di SMK yang harusnya ahli pada jurusan di bidangnya jumlahnya masih sangat sedikit.

“SMK banyak diisi oleh guru mata pelajaran normatif (seperti PPKn, Agama, Bahasa) dan mata pelajaran adaptif (Bahasa Inggris). Mestinya kekurangan guru mata pelajaran produktif ini yang dipenuhi dulu. Mengingat ‘core program’ SMK sesungguhnya terletak pada mata pelajaran produktif,” imbuhnya.

Kemudian, menurutnya SMK saat ini juga kekurangan bengkel dan ruang praktik. Oleh karena itu, praktik pembelajaran SMK diberikan secara naratif.

“Itu yang kita sebut selama ini dengan anekdot SMK Sastra atau SMK Bahasa. Mestinya ruang praktik dan bengkel dicukupi, dilengkapi, dan dimodernisasi sehingga betul-betul mampu memfasilitasi siswa-guru dalam meningkatkan keterampilan siswa (terampil) agar nantinya bisa diterima dunia kerja,” ucap dia.

Lalu sebaran SMK di Indonesia saat ini kurang pantauan. Dengan begitu akan sangat sulit memantau potensi lulusan yang memiliki daya saing di dunia kerja.

Selain itu, persoalan lain dalam pendidikan vokasi selanjutnya adalah kurikulum yang tidak relevan dengan dunia industri. Padahal pelibatan industri sangat penting dalam mendisain kurikulum SMK.

“Oleh karena itu, sepanjang persoalan fundamental SMK tak dibenahi, maka akan masalah terus, apapun nama merek atau jargon program yang akan dipakai, terbukti SMK masih berkontribusi terhadap tingkat pengangguran terbuka yang tertinggi di Indonesia,” tutup Satriwan.

Kemudian, lanjut dia, penyebaran SMK yang tak merata di penjuru daerah juga mengakibatkan SDM yang dihasilkan tidak sesuai dengan ketersediaan lapangan kerja dan kebutuhan bidang keahlian di wilayah tersebut.

"Sebab, kami melihat ada semacam over supply lulusan SMK jurusan tertentu, seperti teknologi informasi, komputer, akuntansi dan administrasi perkantoran," beber Satriwan melalui keterangan tertulis.

Sementara, konsep SMK PK menurut Satriwan, tak akan menyelesaikan kendala-kendala itu jika program diperuntukkan bagi SMK yang sudah dinilai unggul.

"Afirmasi SMK semestinya diberikan kepada sekolah SMK yang terpinggirkan, yang akreditas jurusannya rendah, serapan lulusannya rendah, bengkel dan ruang praktiknya minim, kompetensi gurunya belum baik," tambah dia.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan hanya ada 895 SMK di tujuh sektor prioritas yang berkesempatan mengikuti program SMK Pusat Unggulan. Ia menekankan SMK yang bisa ikut pun yang memenuhi 8 komitmen.

Konsep program seperti ini beberapa kali digunakan Nadiem di sektor pendidikan lain seperti program Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak.



Orprof Guru Se Indonesia

 


Yth. Para Pimpinan/Pengurus Organisasi/Lembaga

Dalam rangka pendataan organisasi profesi GTK dan lembaga, kami mohon kerjasama Bapak/Ibu, untuk mengisi data berikut

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1N9bHpCArzHLgtgp0jdY_qZK0udvKVYQxZ0OjqxTQefE/edit#gid=0


Terima kasih

Thursday, March 25, 2021

NASKAH PELANTIKAN PENGURUS WILAYAH (PW IGVIM) NTT

 

NASKAH PELANTIKAN PENGURUS WILAYAH 

(PW IGVIM) NUSA TENGGARA TIMUR

PERIODE TAHUN 2021-2026

 


 NASKAH PELANTIKAN

 SEBELUM SAYA MELANTIK SAUDARA-SAUDARA SEBAGAI PENGURUS WILAYAH PERKUMPULAN PENDIDIK VOKASI INDONESIA SELANJUTNYA DISEBUT DENGAN NAMA IKATAN GURU VOKASI INDONESIA MAJU (IGVIM) PERIODE TAHUN 2021–2026, SAYA INGIN BERTANYA BEBERAPA HAL KEPADA SAUDARA-SAUDARA, TOLONG JAWAB DENGAN  JUJUR?

1.  APAKAH SAUDARA-SAUDARA SIAP  SAYA LANTIK MENJADI PENGURUS WILAYAH (PW IGVIM) PERIODE TAHUN 2021–2026?

2. APAKAN SAUDARA-SAUDARA SIAP MENGORBANKAN SEBAGIAN WAKTU, PERHATIAN, TENAGA, PIKIRAN, DEMI PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026 DENGAN IKHLAS DAN NIAT IBADAH?

3.   APAKAH SAUDARA-SAUDARA BERSEDIA BERKERJA SAMA DENGAN INSTANSI ATAU IDUKA DAN PIHAK MANAPUN SESUAI DENGAN VISI DAN MISI IGVIM DENGAN SEMANGAT MEMAJUKAN VOKASI KUAT MENGUATKAN INDONESIA?

4.    BAIKLAH  BERIKUT INI IKUTI KATA –KATA SAYA :

 

SUMPAH / JANJI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021 – 2026 :

 

“ DEMI ALLAH SAYA BERSUMPAH ATAU BERJANJI “

“ BAHWA SAYA, SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021 – 2026 AKAN SETIA KEPADA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA”

“ BAHWA SAYA, DALAM MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, SENANTIASA LEBIH MEMENTINGKAN KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA DARI PADA KEPENTINGAN SENDIRI, ATAU GOLONGAN “

“BAHWA SAYA, AKAN MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, DENGAN SEBAIK-BAIKNYA DAN PENUH TANGGUNG JAWAB“

“BAHWA SAYA, SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, SENANTIASA MENJUNJUNG TINGGI NILAI–NILAI PANCASILA, UUD 1945,  KEHORMATAN BANGSA DAN NEGARA, SERTA ETIKA SEBAGAI PENDIDIK VOKASI“

“BAHWA SAYA, SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, AKAN BEKERJA DENGAN IKHLAS, SENANG, KREATIF DAN SEMANGAT UNTUK KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA “

TERIMA KASIH.

 

PADA HARI ……. TANGGAL TANGGAL ……… BULAN ………TAHUN ………. JAM ……… WIB SECARA DARING, DENGAN MENGUCAPKAN BISMILLAAHIRROHMAAN NIRROHIIM. HANYA MENGHARAP RIDLO ALLAH SWT, TUHAN YANG MAHA BERKEHENDAK, SAYA LANTIK DAN SAYA KUKUHKAN SAUDARA-SAUDARA SEBAGAI PENGURUS WILAYAH PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026. SEMOGA ALLAH SWT. SELALU MEMBERIKAN KEKUATAN DAN PERLINDUNGAN  SERTA MERIDLOI SAUDARA–SAUDARA DALAM MENJALANKAN TUGAS DEMI PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA DENGAN CATATAN DAPAT BEKERJA SAMA DENGAN HARMONIS, MENJALIN INFORMASI DAN KOMUNIKASI, DAN BERTANGGUNG JAWAB SECARA KOLEKTIF.

MAKA DENGAN INI  SAYA BERHARAP SAUDARA-SAUDARA SETELAH MENGEMBAN AMANAH INI, AKAN DAPAT MENGAKSELERASI KEMAJUAN PENDIDIKAN VOKASI DI INDONESIA KHUSUSNYA DI …………. IGVIM UNTUK INDONESIA MAJU.

TERAKHIR SAYA MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA SAUDARA–SAUDARA YANG SUDAH TERPILIH DAN DILANTIK MENJADI PENGURUS WILAYAH IGVIM ……., SELAMAT BERJUANG, SELAMAT  BEKERJA  TERIRING DO’A  SEMOGA SUKSES.



Saturday, March 20, 2021

NASKAH PELANTIKAN PENGURUS WILAYAH/DAERAH (PW/PD IGVIM) PERIODE TAHUN 2021-2026

 


PELANTIKAN PENGURUS WILAYAH (PW IGVIM)

PERIODE TAHUN 2021-2026

 

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم

 

NASKAH PELANTIKAN

 

SEBELUM SAYA MELANTIK SAUDARA-SAUDARA SEBAGAI PENGURUS WILAYAH PERKUMPULAN PENDIDIK VOKASI INDONESIA SELANJUTNYA DISEBUT DENGAN NAMA IKATAN GURU VOKASI INDONESIA MAJU (IGVIM) PERIODE TAHUN 2021–2026, SAYA INGIN BERTANYA BEBERAPA HAL KEPADA SAUDARA-SAUDARA, TOLONG JAWAB DENGAN  JUJUR?

1.    APAKAH SAUDARA-SAUDARA SIAP  SAYA LANTIK MENJADI PENGURUS WILAYAH (PW IGVIM) PERIODE TAHUN 2021–2026?

2.    APAKAN SAUDARA-SAUDARA SIAP MENGORBANKAN SEBAGIAN WAKTU, PERHATIAN, TENAGA, PIKIRAN, DEMI PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026 DENGAN IKHLAS DAN NIAT IBADAH KEPADA ALLAH SWT?

3.    APAKAH SAUDARA-SAUDARA BERSEDIA BERKERJA SAMA DENGAN INSTANSI ATAU IDUKA DAN PIHAK MANAPUN SESUAI DENGAN VISI DAN MISI PW IGVIM DENGAN SEMANGAT MEMAJUKAN VOKASI KUAT MENGUATKAN INDONESIA?

4.    BAIKLAH  BERIKUT INI IKUTI KATA –KATA SAYA :

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

أشهد ان لا اله الاالله و اشهد ان محمدا رسول الله

 

SUMPAH / JANJI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021 – 2026 :

 

“ DEMI ALLAH SAYA BERSUMPAH ATAU BERJANJI “

“ BAHWA SAYA, SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021 – 2026 AKAN SETIA KEPADA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA”

“ BAHWA SAYA, DALAM MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, SENANTIASA LEBIH MEMENTINGKAN KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA DARI PADA KEPENTINGAN SENDIRI, ATAU GOLONGAN “

“BAHWA SAYA, AKAN MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, DENGAN SEBAIK-BAIKNYA DAN PENUH TANGGUNG JAWAB“

“BAHWA SAYA, SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, SENANTIASA MENJUNJUNG TINGGI NILAI–NILAI PANCASILA, UUD 1945 DAN UKHUWAH ISLAMIYAH, KEHORMATAN BANGSA DAN NEGARA, SERTA ETIKA SEBAGAI PENDIDIK VOKASI“

“BAHWA SAYA, SEBAGAI PENGURUS PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, AKAN BEKERJA DENGAN IKHLAS, SENANG, KREATIF DAN SEMANGAT UNTUK KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA “ TERIMA KASIH.

 

PADA HARI INI,  KAMIS TANGGAL TANGGAL ……… BULAN ………TAHUN ………. JAM ……… WIB SECARA DARING, DENGAN MENGUCAPKAN BISMILLAAHIRROHMAAN NIRROHIIM. HANYA MENGHARAP RIDLO ALLAH SWT, SAYA LANTIK DAN SAYA KUKUHKAN SAUDARA-SAUDARA SEBAGAI PENGURUS WILAYAH PW IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026. SEMOGA ALLAH SWT. SELALU MEMBERIKAN KEKUATAN DAN PERLINDUNGAN  SERTA MERIDLOI SAUDARA–SAUDARA DALAM MENJALANKAN TUGAS DEMI PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA DENGAN CATATAN DAPAT BEKERJA SAMA DENGAN HARMONIS, MENJALIN INFORMASI DAN KOMUNIKASI, DAN BERTANGGUNG JAWAB SECARA KOLEKTIF.

MAKA DENGAN INI  SAYA BERHARAP SAUDARA-SAUDARA SETELAH MENGEMBAN AMANAH INI, AKAN DAPAT MENGAKSELERASI KEMAJUAN PENDIDIKAN VOKASI DI INDONESIA KHUSUSNYA DI …………. IGVIM UNTUK INDONESIA MAJU.

TERAKHIR SAYA MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA SAUDARA–SAUDARA YANG SUDAH TERPILIH DAN DILANTIK EMNJADI PENGURUS WILAYAH (PW IGVIM) JAWA TENGA, SELAMAT BERJUANG, SELAMAT  BERKERJA  TERIRING DO’A  SEMOGA SUKSES.

 

AMIN YA RABBAL ALAMIIN..

 

JAKARTA, ………… 2021

KETUA UMUM,

 

 EDY SISWANTO


NASKAH TEK PELANTIKAN PW/PD BISA DI DOWNLAOD DISINI :


NASKAH PELANTIKAN PP IGVIM PERIODE TAHUN 2021-2026

 


PELANTIKAN PENGURUS PUSAT (PP IGVIM)

PERIODE TAHUN 2021-2026

 

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم

 NASKAH PELANTIKAN

     SEBELUM SAYA MELANTIK SAUDARA-SAUDARA SEBAGAI PENGURUS PUSAT PERKUMPULAN PENDIDIK VOKASI INDONESIA SELANJUTNYA DISEBUT DENGAN NAMA IKATAN GURU VOKASI INDONESIA MAJU (IGVIM) PERIODE TAHUN 2021–2026, SAYA INGIN BERTANYA BEBERAPA HAL KEPADA SAUDARA-SAUDARA, TOLONG JAWAB DENGAN  JUJUR?

1.    APAKAH SAUDARA-SAUDARA SIAP  SAYA LANTIK MENJADI PENGURUS PUSAT (PP IGVIM) PERIODE TAHUN 2021–2026?

2. APAKAN SAUDARA-SAUDARA SIAP MENGORBANKAN SEBAGIAN WAKTU, PERHATIAN, TENAGA, PIKIRAN, DEMI PP IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026 DENGAN IKHLAS DAN NIAT IBADAH KEPADA ALLAH SWT?

3.    APAKAH SAUDARA-SAUDARA BERSEDIA BERKERJA SAMA DENGAN INSTANSI ATAU IDUKA DAN PIHAK MANAPUN SESUAI DENGAN VISI DAN MISI PP IGVIM DENGAN SEMANGAT MEMAJUKAN VOKASI KUAT MENGUATKAN INDONESIA?

4.    BAIKLAH  BERIKUT INI IKUTI KATA –KATA SAYA :

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

أشهد ان لا اله الاالله و اشهد ان محمدا رسول الله

 SUMPAH / JANJI PENGURUS PP IGVIM PERIODE TAHUN 2021 – 2026 :


 “ DEMI ALLAH SAYA BERSUMPAH ATAU BERJANJI “

“BAHWA SAYA, SEBAGAI PENGURUS PP IGVIM PERIODE TAHUN 2021 – 2026 AKAN SETIA KEPADA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA”

“BAHWA SAYA, DALAM MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PENGURUS PP IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, SENANTIASA LEBIH MEMENTINGKAN KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA DARI PADA KEPENTINGAN SENDIRI, ATAU GOLONGAN “

“BAHWA SAYA, AKAN MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PENGURUS PP IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, DENGAN SEBAIK-BAIKNYA DAN PENUH TANGGUNG JAWAB“

“BAHWA SAYA, SEBAGAI PENGURUS PP IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, SENANTIASA MENJUNJUNG TINGGI NILAI–NILAI PANCASILA, UUD 1945 DAN UKHUWAH ISLAMIYAH, KEHORMATAN BANGSA DAN NEGARA, SERTA ETIKA SEBAGAI PENDIDIK VOKASI“

“BAHWA SAYA, SEBAGAI PENGURUS PP IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026, AKAN BEKERJA DENGAN IKHLAS, SENANG, KREATIF DAN SEMANGAT UNTUK KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA “ TERIMA KASIH.

         PADA HARI INI,  KAMIS TANGGAL ……… BULAN ………TAHUN ………. JAM ……… WIB SECARA DARING, DENGAN MENGUCAPKAN BISMILLAAHIRROHMAAN NIRROHIIM. HANYA MENGHARAP RIDLO ALLAH SWT, SAYA LANTIK DAN SAYA KUKUHKAN SAUDARA-SAUDARA SEBAGAI PENGURUS PUSAT PP IGVIM PERIODE TAHUN 2021–2026. SEMOGA ALLAH SWT. SELALU MEMBERIKAN KEKUATAN DAN PERLINDUNGAN  SERTA MERIDLOI SAUDARA–SAUDARA DALAM MENJALANKAN TUGAS DEMI PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA, DENGAN CATATAN DAPAT BEKERJA SAMA DENGAN HARMONIS, MENJALIN INFORMASI DAN KOMUNIKASI, DAN BERTANGGUNG JAWAB SECARA KOLEKTIF.

MAKA DENGAN INI  SAYA BERHARAP SAUDARA-SAUDARA SETELAH MENGEMBAN AMANAH INI, AKAN DAPAT MENGAKSELERASI KEMAJUAN PENDIDIKAN VOKASI DI INDONESIA, IGVIM UNTUK INDONESIA MAJU.

TERAKHIR SAYA MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA SAUDARA–SAUDARA YANG SUDAH TERPILIH DAN DILANTIK EMNJADI PENGURUS PUSAT (PP IGVIM), SELAMAT BERJUANG, SELAMAT  BEKERJA  TERIRING DO’A  SEMOGA SUKSES.

 AMIN YA RABBAL ALAMIIN..

 JAKARTA, ……MARET 2021

KETUA UMUM,

 

EDY SISWANTO



NASKAH TEKS, SILAHKAN BISA DOWNLOAD DISINI :

Tuesday, March 16, 2021

DRAFT FORMAT SK PW/PD IGVIM 2021-2026



TEMAN-TEMAN YANG BUTUH DRAFT FORMAT SK PW/PD IGVIM 2021-2026, DOWLOAD DI https://drive.google.com/file/d/1XcNfY9k2Zwdgi9eftj9lSJIu4Oc1S6oT/view?usp=sharing

CATATAN : 

1. Draft sifatnya minimalis, bisa disesuaikan dengan karakteristik wilayah atau daerahnya

2.LOGO AGAR DISESUAIKAN DENGAN WILAYAH ATAU DAERAHNYA ; HUB SEKJEND MAS HERNOWO : 0813-2710-0327



AD/ART PERKUMPULAN PENDIDIK VOKASI INDONESIA - IKATAN GURU VOKASI INDONESIA MAJU (IGVIM)

 


BAGI TEMEN-TEMEN YANG MEMBUTUHKAN AD/ART IGVIM SILAHKAN DOWLOAD DI : https://drive.google.com/file/d/1J74SNCHxuh-akpVBN0i2bVarGcpvnlr6/view?usp=sharing


Akta Legalitas Silahkan Download di : 























Sunday, March 14, 2021

MEMBANGUN KARAKTER ORGANISASI PROFESI GURU YANG KUAT

 


MEMBANGUN KARAKTER ORGANISASI KUAT

Banyak orang memandang, perubahan itu menakutkan. Namun, perubahan juga membawa harapan. Sebagian besar dari kita tentu ingin berubah menjadi lebih baik; bekerja lebih baik, dan memperoleh hasil yang lebih baik. Intinya, sebagian besar orang sebetulnya tertarik melakukan perubahan. Sayangnya, banyak dari kita tidak tahu harus mulai dari mana, atau malah terhantui dengan kegagalan di masa lalu ketika inisiatif perubahan membuahkan kegagalan.

Bahkan, menurut pusat survei global yang melakukan survei terhadap budaya dan manajemen perubahan (change management) menunjukkan kalau tingkat keberhasilan dari inisiatif perubahan besar hanya 54 persen saja, dan menurut pusat survei tersebut, hasil ini terlalu rendah.

Jadi, apa sebenarnya yang dibutuhkan organisasi khususnya organisasi profesi guru utamanya guru vokasi yang kuat agar bisa memiliki sifat kreatif, inovatif penuh inisiatif dalam melakukan perubahan dan tahan banting?

Berikut 10 prinsip yang leadership dan karakter kuat dalam membangun budaya organisasi profesi guru vokasi yang kuat, independen, mandiri dan profesional seperti dikutip Industryweek.com:

Pertama, memimpin dengan budaya

Dalam survei Katzenbach Center, 84 persen dari eksekutif yang disurvei mengatakan budaya organisasi mereka adalah penting bagi keberhasilan manajemen perubahan, dan 64 persen melihatnya lebih penting daripada strategi atau model operasi perusahaan. Namun, biasanya orang yang memimpin proses perubahan manajemen ini sering gagal jika bersinggungan dengan budaya yang sudah tertanam lama di dalam organisasi.

Jadi, alih-alih mencoba mengubah budaya yang sudah ada itu sendiri, manajer perubahan harus lebih terampil dalam memanfaatkan energi emosional dari budaya tersebut. Mereka harus memahami bagaimana cara orang-orang dalam berpikir, berperilaku, melakukan pekerjaan, dan apakah ada keinginan dari orang-orang untuk berubah. Untuk menggunakan energi emosional ini, pemimpin harus mencari unsur-unsur budaya yang selaras dengan perubahan, membawa mereka ke latar depan, dan menarik perhatian orang-orang yang siap untuk melakukan perubahan.

Kedua, mulai dari atas

Meskipun keterlibatan karyawan dalam proses melakukan perubahan itu menjadi faktor yang penting, semua inisiatif manajemen perubahan yang sukses itu selalu dimulai dari komitmen top management. Artinya, para eksekutif puncak harus terlibat dalam diskusi, mendengarkan saran dan masukan satu sama lain, dan menerima sudut pandang yang berbeda dari biasanya untuk menyepakati visi demi tujuan inisiatif perubahan yang besar. Disinilah, peran pemimpin, sebagai penggerak perubahan, harus bertindak sebagai tim kolaboratif dan berkomitmen penuh selama proses berlangsung.

Ketiga, libatkan semua lapisan dalam organisasi

Strategic planners sering kali gagal dalam memperhitungkan sejauh mana tingkat kemampuan seseorang, sehingga inilah yang menjadi salah satu penyebab gagalnya inisiatif perubahan dalam organisasi. Misalnya, orang-orang yang berada di garda depan (frontline) cenderung memiliki pengetahuan di mana saja potensi gangguan dapat terjadi, apa masalah teknis dan logistik yang perlu ditangani, dan bagaimana pelanggan bereaksi terhadap perubahan itu sendiri. Sehingga, dengan semua pengetahuan yang mereka miliki dan keterlibatan sepenuh hati dari mereka tentu akan lebih memuluskan jalan bagi inisiatif perubahan.

Keempat, membuat setiap permasalahan dapat diselesaikan bersama

Pemimpin akan sering membuat kasus untuk melakukan perubahan yang besar atas dasar tujuan strategi bisnis, dengan berkata seperti, “kita akan memasuki pasar baru” atau “kita ingin tumbuh 20% per tahun untuk tiga tahun ke depan”. Tujuan tersebut, mungkin hal yang umum dan wajar saja jika dilakukan, namun mereka jarang mengajak orang-orang secara emosional dengan cara yang dapat menjamin komitmen kuat dari setiap orang untuk mencapai tujuan tersebut.

Manusia menanggapi panggilan untuk bertindak yang melibatkan hati / emosional serta pikiran mereka, sehingga membuat mereka merasa bahwa mereka adalah bagian dari suatu yang penting. Dengan memahami budaya perusahaan, seorang pemimpin dapat mengaktifkan hubungan pribadi yang kuat antara perusahaan dan karyawan.

Kelima, bertindak dengan pemikiran yang baru

Banyak inisiatif perubahan hanya berasumsi bahwa orang-orang akan merubah / menggeser pola pikir dan perilaku mereka setelah elemen-elemen formal seperti arahan dan insentif mulai diterapkan. namun, justru yang jauh lebih penting keberhasilan dari setiap inisiatif perubahan adalah memastikan bahwa perilaku sehari-hari masyarakat mencerminkan upaya perubahan itu sendiri. Contoh yang baik yang bisa ditiru adalah bahwa pemimpin senior harus bisa mencerminkan dua hal tersebut, pola pikir dan cara berperilaku yang baik sejak awal. Karena karyawan akan percaya perubahan yang nyata terjadi hanya ketika mereka melihat hal itu terjadi di bagian atas organisasi / para pemimpin mereka.

Keenam, jalin komunikasi yang konstan

Pemimpin sering membuat kesalahan dengan membayangkan bahwa jika mereka menyampaikan pesan yang kuat dari perubahan pada awal inisiatif, maka orang akan mengerti apa yang harus dilakukan. Namun, justru perubahan yang kuat dan berkelanjutan memerlukan komunikasi yang konstan, semakin banyak jenis komunikasi yang digunakan, semakin efektif upaya perubahan tersebut berjalan.

Ketujuh, Memimpin di luar lini

Perubahan menjadi kesempatan terbaik bagi organisasi ketika semua orang yang memiliki otoritas dan pengaruh ikut terlibat. Selain karena mereka memegang posisi formal, peran pemimpin ini diakui menjadi kekuatan dalam kelompok, baik karena keahlian dan pengetahuan mereka juga karena luasnya jaringan dan kualitas pribadi yang mereka miliki. Sebagai seorang pemimpin perubahan, anda juga harus memiliki strategi bagaimana bisa menjangkau semua orang didalam organisasi. Salah satunya, dengan melibatkan peran pemimpin informal. Para pemimpin informal atau yang disebut juga “pasukan khusus inilah yang akan mengemban misi khusus dalam membantu anda sebagai pemimpin perubahan.

Misalnya, seperti seorang supervisor yang disenangi seluruh anggota timnya, seorang manajer proyek yang inovatif, atau resepsionis yang sudah di perusahaan selama 25 tahun. Organisasi yang berhasil menerapkan perubahan besar mengidentfikasi orang-orang ini lebih awal dan menemukan cara untuk melibatkan mereka sebagai peserta dan panduan.

Kedelapan, manfaatkan solusi formal

Membujuk orang untuk mengubah perilaku mereka tidak akan cukup dengan transformasi kecil-kecilan, seperti elemen struktur formal, sistem penghargaan, pelatihan dan pengembangan saja. Justru, faktanya, banyak perusahaan gagal di daerah kritis ini.

Jadi, cobalah untuk membuat solusi yang lebih kuat, seperti program mentoring, misalnya. Sehingga, dengan program mentoring ini memungkinkan para pemimpin perusahaan memberlakukan perubahan kebijakan secara menyeluruh.

Kesembilan, manfaatkan solusi informal

Walaupun dalam melakukan inisiatif perubahan dibutuhkan unsur-unsur formal, namun budaya yang sudah tertanam di perusahaan bisa saja merusak upaya perubahan itu sendiri. Orang-orang masih memiliki kemungkinan untuk kembali menggunakan cara-cara lama dan tidak sadar bagaimana perilaku mereka. Inilah yang menjadi penyebab mengapa solusi formal dan informal harus saling mengisi satu sama lain. Dengan meminta setiap orang di setiap tingkat untuk bertanggung jawab atas kualitas, dan dengan merayakan dan menghargai sebuah upaya perbaikan, para pemimpin perubahan mampu menciptakan suatu etika yang baik dalam lingkungan organisasi.

Kesepuluh, mengukur keberhasilan dan lakukan penyesuaian

Pusat survei global, Katzenbach mengungkap bahwa banyak organisasi yang terlibat dalam upaya transformasi gagal mengukur keberhasilan mereka sebelum melangkah ke tahap selanjutnya. Pemimpin biasanya begitu bersemangat untuk mengklaim kemenangan bahwa mereka telah berhasil melakukan perubahan, namun tidak meluangkan waktu untuk mencari tahu apa yang telah berhasil mereka capai dan apa yang belum. Sehingga, mereka bisa menyesuaikan langkah mereka selanjutnya. Organisasi membutuhkan informasi tentang bagaimana mendukung proses perubahan sepanjang siklus hidupnya.

Ketua Umum PP IGVIM 

(Ikatan Guru Vokasi Indonesia Maju) 

Edy Siswanto




SAMBUTAN DIES NATALIS KE-60 DAN LUSTRUM KE-12 SMK MIKAEL SOLO “BAKTI MIKAEL UNTUK VOKASI INDONESIA”

  SAMBUTAN DIES NATALIS KE-60 DAN LUSTRUM KE-12 SMK MIKAEL SOLO “BAKTI MIKAEL UNTUK VOKASI INDONESIA”     Assalamu ' alaik...