Friday, April 24, 2020

"Hindari Minum Es" Saat Buka Puasa, Catatan Tarawih Hari Kedua




"Hindari Minum Es" Saat Buka Puasa, Catatan Tarawih di Hari Kedua


Jumat, 24 April 2020. Malam Sabtu.. suasana masih cerah..secerah hatimu dan hatiku guys.., ciele..kata anak muda..hus..
Hari pertama puasa alhamdulilah relatif lancar, tidak ada masalah berarti. Anak-anak sedari dini sudah diajari puasa ramadhan.

Saat bulan puasa sudah biasa ikut puasa. Yang besar kelas enam SD, putri sudah baligh..sudah tiga kali Ramadhan ini semangat puasanya lancar sesuai ketentuan.

Anak kedua kelas dua SD. Sudah dua kali Ramadhan ini juga lancar puasanya.

Hanya si bungsu yang masih TK, baru puasa gendang. Puasa duhur. Artinya sudah Ikut sahur. Tapi duhur makan, dilanjut puasa lagi dan sampai buka puasa bersama.

Hari pertama puasa kami tetap belajar dan bekerja dari rumah. Memantau pekerjaan bersama tim dan teman-teman yang sedang mempersiapkan besok vicon rapat pleno kelulusan.

Yah memang pekerjaan dimasa pandemi. Covid-19 ini jadi lebih banyak. Bukan karena "libur". Ini memang benar-benar kerja dari rumah. "Stay at and Work Form Home"

Dengan anak-anak tetap dirumah seharian. Belajar dan bekerja. Ada rasa jenuh dan bosan juga. Namun banyak manfaat. Lebih dekat dan bisa mendampingi belajar anak-anak.

Tepat pukul 17.38. Adalah masuk maghrib di daerahku. Artinya buka puasa sudah bisa dimulai.

Istri menyiapkan menu buka puasa hari pertama hemmm..rasanya sudah gak tahan..gak karuan guys dihari pertama puasa. Ingin segera menyantapnya..ujar anaku Sahda yang pertama.

Kalau Fatih yang kedua, tergolong kuat "kalau gak makan". Sekalipun sudah masuk buka. Tak keburu ambil makan dan minum. Sekedar "buarke" puasa saja susahnya minta ampun.

Dari menu makan, sayur lodeh, mangut kesukaanku, tak lupa gorengan tempe "mendoan" yang tak pernah ketinggalan.
Anak-anaku biasanya sukanya cepluk atau dadar telur dikasih kecap dan Sayur sop.

Segelas teh hangat manis, air putih mineral. Tak lupa pula kolak waluh  dan kolang-kaling khas menu buka puasa bersama.

Model buka puasa ada macam-macam.  Ada yang diawali cemilan,  minum teh dulu. Teh plus kolak, dan tempe tahu dulu. Ada yang langsung tancap gas..makan besar nasi langsung.

Saya termasuk model yang terakhir ini hehe..

Jangan banyak banyak ya nak..karena pertempuran masih panjang. Ada shalat tarawih.

Kalau kebanyakan jadi males nanti. "Ujar istri mengingatkan anak-anak".

Nah benar to karena makanya kebanyakan. Apalagi minum es jadi sungkan dan males untuk tarawih.

Tarawih kedua terpaksa kami sekeluarga dirumah. Selain masih mengikuti anjuran pemerintah. Juga kesepakatan kami tawarkan kepada anak dan istri.

"Ayo gimana anak-anak, kita mau tarawih diluar apa dirumah". Sontak Sahda yang tadi kebanyakan makan menjawab dirumah. Disusul uminya anak-anak yang merasa kecapekan menyiapkan masakan. 

Sekalipun ada pembantu. Ini efek buka puasa pakai minum es ini.

Makanya kepada teman-teman..emang sih rasanya segar. Bagaikan minum telaga alkautsar. Saya sendiri belum pernah hehe..disaat suasana panas, buka puasa pertama, dan seterusnya rasanya akan nikmat segar jika dengan minum es..

Namun ini sementara guys. Efek selanjutnya badan pegel, capek dan berakibat jadi malas. Untuk shalat tepat waktu. Apalagi pergi ke mushola.

Mendingan kita saat berbuka puasa diimbangi dengan minum air hangat saja.
Segelas air teh hangat, atau susu hangat pokoknya hindari air es deh guys. Kalau mau tetap fit dan prima.

Semoga teman-teman tetap fit dan prima. Bisa menjalankan semua rukun ibadah di bulan Ramadhan,  baik sunah, dan wanjibnya.

Oke selamat menjalankan ibadah puasa semoga ibadah kita diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala Aamiin..


No comments:

Post a Comment

SUSUNAN PENGURUS PUSAT (PP PPVI-IGVIM) PERIODE TAHUN 2021-2026 PERUBAHAN I

SURAT KEPUTUSAN RESMI (SK PP PPVI-IGVIM) PERIODE  TAHUN 2021-2026 PERUBAHAN I SILAHKAN DOWNLOAD DISINI : SURAT KEPUTUSAN KETUA UMUM PENGURU...